Tahap - Tahap Merencanakan Sumur Gas Lift

3:20 AM
Tahap - Tahap Merencanakan Sumur Gas Lift - Ada  4  (empat)  tahap  yang  akan  dilakukan pada  saat merencanakan sumur gas lift :

Tahap - Tahap Merencanakan Sumur Gas Lift

A. Penentuan titik injeksi
B. Penentuan jumlah gas yang diinjeksikan
C. Penentuan spasi valve
D. penentuan tekanan setting buka/tutup valve

Prosedur perencanaan yang umum untuk semua jenis valve
Tahap - Tahap Merencanakan Sumur Gas Lift
Tahap - Tahap Merencanakan Sumur Gas Lift

A. Penentuan Titik Injeksi (POI)

1)  Plot kedalaman vs pressure pada kertas grafik yang berskala sama dengan skala kurva  Vertical Flowing Gradient.
2)  Plot Pws pada kedalaman sumur 
3)  Tentukan besar produksi yang diinginkan (yang mungkin) 
4)  Dari PI yang diketahui, tentukan Pwf berdasarkan besarnya produksi  yang  diinginkan,  dan  plot Pwf  pada  garis kedalaman sumur 
5)  Tentukan kemiringan kurva Vertical Flowing (static) Gradient dari  liquid  yang  terdapat  dalam tubing,  dan  tarik  garis gradient tersebut dari Tekanan Statik (Pws) 
6)  Tarik garis sejajar (point 5) dari Pwf 
7)  Plot Pko dipermukaan pada garis kedalaman 0 
8)  Plot Pso dipermukaan pada garis kedalaman 0   (Pso = Pko  -100 psi)
9)  Tarik garis gas gradient dari Pso kebawah hingga memotong garis vertical gradient liquid pada (point 6) 
10)  Titik  potong  (6)  dan  (*)  adalah  POB,  titik  dimana  terjadi keseimbangan antara tekanan liquid dengan tekanan gas 
11)  Tentukan POI (titik injeksi gas) 100 psi lebih kecil dari POB 
12)  (POI  =  POB  -  100  psi).  Pada  garis  vertical  gradient  dari liquid. 

B. Penentuan jumlah gas yang diinjeksikan

1) Tentukan  Pwh  dipermukaan  (sesuaikan  dengan  tekanan  di separator / manifold) 
2) Tarik garis dari POI ke Pwh 
3) Garis  ini  adalah  garis  Vertical  Flowing  Gradient  Liquidyang baru, bila sumur ini telah memperoleh injeksi gas. 
4) Pilih Chart Vertical Flowing untuk besar produksi yang telah ditentukan (A.3). 
5) Tumpangkan  (A.11)  pada  (B.1).  Geser  kurva  Pwh  -  Pwf hingga  cocok  dengan  salah  satu  kurva  Vertical  Flowing Gradient. 
6) Tentukan GLR dari kurva tersebut. 
7) Jumlah gas yang diinjeksikan = (GLR curve - GLR formasi) x Q liquid 

C. Penentuan spasi valve

1)  Tarik  garis  Kill  Fluid  Gradient  dari  Pwh  (0,40  psi/ft  -  0,50 psi/ft)  hingga  memotong  garis injeksi  gas.  Titik  ini merupakan lokasi kedalam valve (1) yang paling atas. 
2)  Untuk  menentukan  kedalaman  valve  (2),  (3)  ....   dst  bisa dilakukan beberapa cara, diantaranya : 
a. Pso -  Surface Opening Pressure Tetap 
b. Pso -  Surface Opening Pressure berkurang 25 psi untuk 
setiap valve 
a. Penentuan kedalaman valve dengan Pso tetap 
1)  Tarik  garis  horizontal  dari  lokasi  valve  (#  1)  hingga 
memotong garis Vertical Flowing Gradient (A.6) 
2)  Dari  C.2  (a)  tarik  garis  sejajar  garis  “Kill  Fluid  Gradient” 0,4 - 0,5 psi/ft hingga memotong garis injeksi 
3)  (Garis injeksi 100 psi lebih rendah dari garis Pro) 
4)  Titik potongnya merupakan lokasi valve # 2 
5)  Lakukan C.2a & C.3 untuk memperoleh lokasi kedalaman 
valve # 3, # 4, dan seterusnya 
6)  Diperoleh Valve :  # 1 ............. ft 
    # 2 ............. ft 
    # 3 ............. ft 
    # 4 ............. ft 
    # 5 ............. ft 
b.    Penentuan  kedalaman  dengan  menggunakan  Pso  turun 25 psi
1)  Tarik  garis  horizontal  dari  valve  #  1  hingga  memotong garis Vertical Flowing Gradient 
2)  Dari  C.2  b  tarik  garis  garis  “Kill  Fluid  Gradient”  hingga memotong  garis  injeksi  (1),  {garis  injeksi  (1),  100  psi dibawah Pro)}. 
3)  Titik potong merupakan lokasi kedalaman valve # 2 
4)  Dari  valve  #  2  tarik  garis  horizontal  hingga  memotong garis Vertical Flowing Gradient 
5)  Tarik  garis  sejajar  Kill  Fluid  Gradient  hingga  memotong garis  injeksi  (2).  Garis  injeksi  (2),  25  psi  <  dari  garis injeksi (1) 
6)  Titik potong ini merupakan lokasi kedalaman valve # 2. 
7)  Ulangi  langkah-langkah  tersebut  diatas  untuk menentukan lokasi valve # 3, # 4 dan seterusnya.


Related Post

Latest
Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Choose The System Comment